Bounjor


Thursday, February 21, 2013

♡ SHALAT

Posted by Unknown at 10:45 PM


SHALAT?    RITUAL??

Apa yang kalian ketahui tentangshalat? Untuk siapa kita Sholat?
Shalat adalah perbuatan serta perkataan yang diawali dengan takbir( allahuakbar ) dan diakhiri dengans alam (assalamu’alaikumwr.wb ), tentunya hanya untuk Allah semata. Shalat adalah pertemuan dengan Sang Pujaan , dengan pujian dan sanjungan penuh kegembiraan, dan di akhir setiap pertemuan, dia akan meninggalkan-Nya dengan salam yang dipenuhi dengan kesedihan dan kerinduan untuk segera bertemu kembali. RUKUN ISLAM :
1.      Mengucap dua kalimat syahadat
2.      Sembahyang lima waktu
3.      Berpuasa sebulan dalam bulan Ramadhan
4.      Menunaikan haji keBaitullah (Mekah)
5.      Menunaikan zakat
Waaww!!  Shalat menduduki peringkat ke dua dalam rukun islam, ya..insyaallah semua orang muslim sudah ,menegakkan yang pertama, tapi, apakah  sudah untuk yang kedua?? Mungkin sudah tapi hanya sekedar melaksanakan,, Tapii…
REMEMBER!  Sering bukan mendengar ungkapansepertiini“ Shalat adalah tiang agama “ Maksudnya shalat adalah penyangga agama islam, barang siapa yang tidak melaksanakan shalat berarti merobohkan agamanya sendiri. Shalatmerupakamalan yang pertama kali ditanyai malaikat di akhiratkelak.
Dalam hadits :
 “yang pertama kali dihisab (amalan) seorang hamba pada hari kiamat adalah sholatnya”  Hadits ini diriwayatkan oleh At-Tarmidzi, An-Nasa’I, Ibnu Majah dan Thabrani.
Saat kita dimintai pertanggungjawaban sebagai khalifah di muka bumi ini.Barang siapa tidak melaksanakannya maka akan mengendap di neraka Selama 8tahun, BAYANGKAN!! 8 tahun adalah waktu yang lama.Lamanya di nerakadan di dunia jauh berbeda kawan…jauhjauh dan jauh berbeda, tentunya waktu di neraka lebih lama berlalu daripada di dunia. Dan juga, Selama di akhirat akan selalu disiksa, dan jika dosanya sudah bersih baru dimasukkan kedalam surga. Ibarat baju yang kotor harus dibersihkan dengan cara di gosok, diperes, dijemur, disetrika, baru deh dimasukin almari lagi.Naudzubillah..
Nah, setelah kita benar- benar tau apa saja yang harus dilakukan, syarat, kita dapat menegakkan shalat sesuai tuntunan Alqur’an dan sunnah REMEMBER!! MENEGAKKAN!!! Bukan MELAKSANAKAN lo ya..
Tunggu- tunggu !!!! agama islam ini bukan hanya simbolis saja. Bukan hanya pengakuan dan syiar- syiar( dakwah-dakwah yang disebarluaskan ) melainkan keihklasan dan ketulusan kepada Allah SWT. Percuma jika kita agama islam tapi hati dan pikiran kita tidak Islam, karena islam itu TOTAL!!Tapi, keikhlasan yang mendorong dilakukannya amalsaleh yang tercermin di dalam perilak uuntuk memperbaiki dan meningkatkan kehidupan umat manusia dimuka bumi.  iyakan???
Agama Islam juga bukan sekedar aturan-aturan SAKRAL yang terbagi-bagi dan lepas satu sama lainsehingga manusia dapat menunaikan dan meninggalkan apa yang dikehendakinya. Tetapi , agama Islam adalah agama yang saling melengkapi, yang berinteraksi antara ibadah dan syiar-syiarnya, dengan tugas individu dan sosialnya.Jadi, bukan islam KTP.
Ini sama dengan manusia di jaman sekarang shalat hanya mainan, shalat jika hanya ingin saja, jika tidak maka ditinggalkannya shalat, shalat karena riya’, dan shalat dijadkan sebagai ritual belaka.
Nah,  dalam kita menegakkan sholat, sebagian manusia menegakkan shalat hanya sekedar menunaikan gerakan-gerakan sholat dan mengucapkandoa-doanya, tetapi hati kita tidak sholat, dan tidak hidup dengannya. Ruh-ruh kita tidak menghadirkan hakikat sholat, dan hakikat bacaan, doa-doa dan dzikir-dzikirdidalamsholat.Nadzubillah..Percumasaja, kita shalat jika hanya sekedar-sekedar, padahal kita tahu rukun, syarat-syarat, dan dasar hukumnya.
Di sekolah pun kita telah mempelajarinya sejak TK. Nah, untuk apa orang tua kita menyekolahkan mahal-mahal jikai lmunya tidak diterapkan ?? SAMA SAJA!!Bukan begitu??So, kita harus menerapkan ilmu itu dalam shalat, serta dengan hati.Tidak setengah-setengah.
Ritual sholat adalah menghina Allah, karena Allah yg sesungguhnya tidak tergila-gila pada masalah penyembahan. Ritual sholat adalah sama dengan menganggap Allah itu sosok pribadi yang  idiot, girang banget kalau disembah-sembah, sehingga tidak peduli pada keadilan dan kebenaran.Kawan, Penyembahan hanyalah efek samping dari ketundukan, dan bukanlah sesuatu yang diutamakan. Allah tidak pernah menjanjikan pahala bagi orang yang menyembah-nyembahdiriNya lo..justru SETANlah yang menjanjikan pahala bagi orang yang bersedia nyembah-nyembah dirinya.
Saya mempunyai contoh REAL nya bahwa shalat hanya untuk asal-asalan dan pura-pura tidak tau aturannya:  “Tadi siang, aku melupakan sesuatu,yang benar- benar penting. Ehh..ketika aku shalat tiba-tiba aku baru mengingatnya “ Nah, berarti orang tersebut dalam shalatnya maybe kurang khusyu’ dan terus mencoba agar diaingat. Sehingga ingatan itu muncul ketika shalat.
Sebenarnya, di jaman sekarang nggak di kalangan anak-anak, remaja, dewasa, tua, lansia telah terserang“ SHALAT hanya sebagai SIMBOL “ bahkan ada juga yang shalat hanya sekedar riya’. Sebagaimana Allah memperingatkan :dalam surat Alma’un bahwa orang-orang yang celaka adalah orang yang lalaiakan shalatnya serta riya’ dalam menjalankannya..
Dan ada juga dalam hadist Qudsi :
“Sesunggunya Aku (Allah Subhanahu wa Ta’ala) hanya akan menerima shalat dari orang yang dengan shalatnya itu dia merendahkan diri di hadapan-Ku. Dia tidak sombong dengan mahkluk-Ku yang lain……..”
kawan,  jangan sampai kita termasuk orang-orang seperti itu,,,karena mereka sholat karena riya’ terhadap manusia bukan ikhlas karena ALLAH! Karena itu mereka melalaikan sholat, meskipun mereka mengerjakannya mereka lalai dari sholat, dan tidak menegakkannya, padahal yang dituntut adalah menegakkansholat, bukan sekedar mengerjakannya.
                Ya, sementara orang-orang membanggakan diri dengan mengatakan, "Aku mendirikan shalat." Tapi,dengan rendah hati mengatakan, "Aku mencintai shalat dan shalat adalah cahaya mata hatiku." Sungguh sebuah kondisi yang sangat jauh berbeda.”
            NOW,  saat kita sholat, hindarkan pikiran-pikiran yang mengganggukita, jangan sampai ketika holat malah teringat yang lain.. teringatmakanlah.. utanglah.. bahkan naudzubillahnya malah teringatkekasih yang belum halal.. Astaghfirullah.. cukuplah ALLAH yang kita ingat.Karena  langkah awal supaya kita dapat mendirikan shalat adalah khusyu’ tapi bukan shalat yang tidak ingat apa pun. Karena orang yang tidak ingat apa pun itu disebut pingsan.Seperti kisah Deliasa, gadis berumur  6 tahun yang dengan khusyu’nya  shalat, hingga tidak mebghiraukan ada goncangan kebat dai laut. Subhanallah..patut sekali dicontoh..
Dan bukankah Allah telah memberikan info kepada kita dalam firmannya :
“Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat, dan (shalat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk” Albaqarah:45.
Dalam ayat tersebut jelas bahwa mendirikan shalat itu sangat berat kecuali bagi orang-orang yang  khusyu’. Juga dalam :
Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yailg khusyu' dalam shalatnya." (al­-Mu'minuun: 1-2)
Lalu, Apakah tips-tips khusyu’ itu??
Pertama, Hadirkan hati kita baik sebelum wudhlu untuk shalat maupun ketika kita sedang shalat. Yakini dalam hati, bahwa kita shalat berarti kita sedang berhadapan langsung dan berkomunikasi dengan Allah. Allah Swt berfirman, "Dirikanlah salat untuk mengingat-Ku." (Qs. Thaha [20]:14)
Kedua, Perlama waktu sujud kita, Mengapa? Karena saat sujud jarak kita terhadap Allah lebih dekat
 “Sujudnya panjang, terutama ketika sholat sendiri dimalam hari, terkadang sampai kakinya bengkak tapi bukannya berlebihan, karena ingin memberikan yang terbaik sebagai rasa syukur terhadap Tuhannya “
Ketiga, Dzahirkan bacaan shalat kita. (keraskan )Walaupun ketika sedang shalat dzuhur atau ashar, setidaknya bacaan kita, terdengar oleh telinga kita sendiri.
Keempat, Sugesti diri kita bahwa kiamat akan segera terjadi, jadi jika kiamat segera terjadi hanya satu kesempatan dalam shalat ini kita dapat menyembahnya, memohon pertolongan serta perlindungan. Dan merupakan persembahan terakhir dari kita untuk Allah.Sehingga dalam shalat kita kita dapat benar-benar tunduk.
Kelima, Hati kita harus diikutkan dalam shalat
Jika kita sudah bias khusyu’ dalam shalat kita, kita akan menjadi orang yang sabar, terhindar dari stressnya dunia, dan tercegah dari perbuatan keji, tujuan kita tercapai yaitu shalat untuk mengingat Allah.     Nah, sekarang jangan jadikan shalat hanya sekedar kebudayaan, rutinitas, atau ritual peribadatan saja. Orang yang shalatnya sudah benar saja, belum tentu diterima dan syah di mata Allah? Bagaimana orang yang menganggap shalat hanya asal-asalan??  Jadikan shalat sebagai wujud penyembahan, penghambaan, kecintaan dan PENDEKATAN diri kepada Allah SWT. Bukan shalat yang hanya menjadi penggugur kewajiban,atau karena malaksanakannya dibarengi dengan rasa riya’ . Jika hai itu terjadi, hasilnya akan SIA-SIA karena  Allah itu maha ADIL, memberi pahala dangan ganjaran setiap umat, atasapa yang dipersempahkannya. ( WHAT YOU GIVE Is WHAT YOU GET ) Insyaalllah jika niatnya baik, hasilnya pun akan baik, tapi jika niatnya saja sudah riya’ maka niscaya Allah akan mengazabnya. Naudzubillah…
Kita perlu memperhatikan kualitas dari ibadah sholat kita karena sholat itu menjadi standar ukuran dalam menilai amal perbuatan manusia seperti yang dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh al-Thabrani
“ maka jika sholatnya baik maka baiklah semua amalnya. Namun jika sholatnya rusak maka rusaklah semua amalnya.”
Ayyokk!!!
Mari kita bersama-sama memperbaiki ,membenahi shalat kita secara perlahan.. Dimana moment itu sangat berharga . Kita sedang berbicara langsung dengan Allah SWT, sesungguhnya kita sedang menghadap Sang Pencipta, dan perlu kita sadari juga bahwa Sang Pencipta senantiasa memperhatika kita. Kalau kita sudah mampu melaksanakannya ,shalat yang kita lakukan tidak akan sia-sia dan tentunya diterima sebagai ibadah kita. Serta shalat kita akan lebih bermakna dan penuh dengan hikmah. J       
 @Thank’s

0 comments:

Post a Comment

 

Salsabila Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos