"Secuil saja tidak masalah!"Memang tidak
masalah. Rasanya bahkan sangat lezat. Namun memaksa teman yang berdiet
untuk mencicipi makanan tertentu bisa sangat menyiksa batin mereka yang
berusaha untuk menahan diri.
"Tidak perlu begitu, kamu terlihat oke!"Terima
kasih, ucapan itu sangat manis, sekaligus menyakitkan. Sebab Anda tidak
benar-benar tahu alasan teman berusaha keras untuk menurunkan berat
badan bukan?
"Si A bilang diet itu benar-benar tidak nyaman."Benar. Tetapi tidak perlu memperjelas perkataan tersebut pada teman yang memang sedang berdiet.
"Jadi, kapan kita bisa makan bersama lagi di luar?"Sangat
manis mendengar ucapan tersebut. Tetapi terlarang dikatakan bagi teman
yang sedang berdiet. Sebab sama seperti ucapan pertama, teman yang
berdiet sedang berusaha keras untuk menahan diri.
"Kamu yakin mau makan itu?"Anda perlu ingat
bahwa yang sedang berdiet adalah teman. Jadi tidak perlu bertanya setiap
kali teman memasukkan makanan ke dalam mulutnya.
"Jangan terlalu banyak menurunkan berat badan ya!"Memang terlalu kurus bisa membahayakan kesehatan. Namun bukan begitu cara Anda menyampaikan perhatian pada teman yang berdiet.
"Aku benci melihat kamu terlalu membatasi diri."Beberapa
orang terkadang memang perlu membatasi dirinya agar tidak makan
berlebihan demi menurunkan berat badan. Jangan katakan Anda membencinya.
"Kamu tampak kurus!"Jangan berbohong. Itu tidak lucu.
"Jadi, berapa berat badan kamu sekarang?"Lebih baik diam daripada menanyakan hal itu.
"Berapa kilogram lagi kamu akan menurunkan berat badan?"Target diet tidak perlu dibeberkan kepada orang lain. Terutama jika Anda juga sedang sama-sama berusaha menurunkan berat badan.
Thursday, May 23, 2013
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


0 comments:
Post a Comment