Nilaiku?
Nilaiku jelek banget semester I kelas 2 ini.
Sedih rasanya. Aku udah ngecewain ortuku. Kenapa ya? Kenana nilaiku jelek? Aku harus
intropeksi diri. Mulai dari hal-hal kecil. Kebiasaanku sangat berubah dari
kelas 1 dulu. Yaa..mending kalo kebiasaan itu membaik. Lha ini?? Menurun. Hmm..
miris rasanya. Aku jadi jarang banget shalat tahajjud n dhuha. Padahal kan kalo
mau dapet apa yang terbaik juga aharus mempersembahkan yang terbaik juga. Nggak
Cuma mempersembahkan nilai, tapi ibadah juga, kan kawan??
Terus, aku di kelas 2 ini tambah males, boros,
dll. Tapi, aku juga di kelas 2 serasa tambah sibuk gimana gitu. Tapi, aku
seneng ngejalaninnya. Kan, punya pengalaman baru?
Kata ibuk “ udah kak, yang berlalu biarin aja.
Jadiin pelajaran. Terus tingkatkan dan persiapkan untuk yang akan datang.
Jangan sia-siakan kesempatan. Ibuk dan keluarga selalu mendoakan kakak di sini.
Pinter ya kak… “
Kata-kata itu selalu terdengar di telingaku.
Dan merasuk, hingga aku benar-benar meresapi apa yang dikatakan malaikatku. Aku
sadar, aku tidak bisa membalas jasanya, aku sadar tidak ada yang bisa aku
lakukan selain membanggakan mereka dengan prestasiku. Cuma itu yang kupikirkan
selama ini. Maka dari itu, kenapa aku sangat kecewa dengan hasil rapot semester
pertamaku.





0 comments:
Post a Comment